Before Sunrise

Owh jesse

Owh jesse

aku berkenalan dengan mu lewat sekilas harapan dan lewat seutas tali rasa penasaran

Denhaag, 10 januari 2015

Angin diluar kamar menderu sangat kencang, rasanya pas banget sama suasana hati yang sedang meracau , bukan karena galau tapi tiba tiba ada sesuatu yg aneh . Ceritanya hari ini dapat sedikit pertanyaan dari seorang teman

Pernahkah kamu menyukai seseorang, tapi tanpa pernah ingin memilikinya ?

Dengan santai ya dijawab , gak 😀
Karena saya merasa sudah memiliki cinta saya, siapa emang ? Ya suami lah masak bondan prakoso ( yang disebut ini mantan pacar gak boleh protes 😅 )

Oke terus lanjutlah curcolnya, dia sedang ‘menyuka’ kita anggap itu bahasa kekinian yg paling tepat ya menggambarkan hatinya, dia bilang hanya butuh bercengkrama lewat komunikasi katanya sudah membuat ‘happy’ dan saya hanya tersenyum kecut , adakah perasaan seperti itu.

Dalam jumpa pertama dia sudah menyuka, dan ngotot bilang bukan mendamba apalagi ingin bercinta nah loo tambah rumit kan, karep e apa coba ? Jawabnya hanya menyuka

Dimulailah chat random antara saya dan dia di room pesan online

Ya udah kan hanya suka, kenapa sampai kamu bingung malam malam ngajak curhat ? Tanya saya
Karena aku harus bilang , supaya tak terlalu sakit aku memendam

Ya udah bilang aja sana ama dia

Sudah

Bagus lo, terus jawabnya apa ?

Tenang , santai aja kalau sama saya, itu ucapnya
Kan aku semakin gila membayangkannya

Kenapa kamu mesti gila ? Dia sudah menghargai perasaanmu dengan tetap menjawab pernyataanmu

Kenapa kamu gak tanya megha, kenapa aku bercerita padamu ?

Oh iya emang kenapa ?

Karena ini hasil referensimu, ini sebenarnya salahmu

Nah looo kok malah saya ?
Emang hubungannya apa referensiku dengan dia

Kamu yg telah meracuniku dengan film favoritmu before sunrise, kenapa kau kenalkan film itu padaku yg mengendap dalam asaku bahwa ada jesse di dunia ini

Ampun ! Semua juga tau kalau itu film favoritku pastilah aku rekom ke semua orang

Tapi dia terlalu mirip dengan ‘jesse’ ku megha, melihatnya pertama sudah membuatku terpana dengan alur cerita bicaranya
* dan dilanjutkanlah dengan banyak pembuktian bahwa cowok itulah jesse nya di dunia *

Setelah basa basi sejenak akhirnya saya akhiri penderitaan curhat malam ini, tapi ini dia masalahnya kok akhirnya saya yg ikut galau larut kedalam cerita teman saya tersebut, iseng nonton film before sunrise sebelum tidur.

Dan wow saya nangis saudara saudara, jadi tiba tiba merasa bersalah karena tadi sangat cuek memberikan tanggapan ke teman saya, baru tersadar kenapa dia sampai bingung seperti itu karena terjebak nostalgia menikmati setiap obrolan ringan seperti yg dia bayangkan sosok jesse di film ini, apakah itu aneh sekarang saya baru sadar tentu tidak. wajar dia akhirnya menemukan ‘suka’ sejati dari apa yg diharapkan lewat mimpi masa muda kami dulu ketika menggebu berharap menemukan teman hidup yg akan disamping kita selalu saling membagi cerita, tapi mungkin dia hanya gundah karena merasa bersalah karena menyuka disaat sudah berdua.

Jadi apakah menyuka itu, ya saya tau teman itu perasaan indah untukmu yang kau bilang tak perlu penjelasan hanya ingin kelanjutan pembahasan antara kau dan jesse mu.

Sebagai orang yg kau tuduh salah karena sudah mengenalkan jesse dalam hidupmu saya hanya bisa berpesan Ketika kau sudah banyak bercerita dengannya, bertukar canda. Namun saat sepi menyapa, apakah kau akan tersadar ‘menyuka’ itu hanya ilusi belaka ???

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s